CARA MENGATASI LUKA BAKAR


Setiap manusia pasti pernah mengalami luka bakar pada bagian tubuhnya dan bagian yang terkena luka bakar biasanya areal tangan dan bagian kaki dari lutut kebawah, hal ini lumrah bila terkena luka bakar karena bagian yang sering kontak langsung dengan api, dan bila terkena bagian tubuh dalam biasanya manusia lagi terkena musibah kebakaran besar seperti korban kebakaran rumah, kebakaran kendaraaan pada saat didalam/didekat kendaraan atau karena pemadaman api dilahan maupun hutan.

Luka bakar bukan hanya disebabkan oleh api saja, luka bakar banyak faktor penyebabnya seperti minyak goreng panas, air panas, wadah panas (kuali, panci, wajan, knalpot dll)

Dominan yang sering terkena luka bakar yaitu :
1. Anak - Anak, kok bisa ? iya karena anak -anak senang bermain api meskipun hanya kecil tidak menutup kemungkinan mereka akan terbakar karena belum bisa menjaga diri dengan baik dari bahaya api.

2. Ibu-Ibu - kok bisa ? ya karena peran ibu-ibu dalam rumah tangga dominan pekerjaannya memasak meskipun sudah banyak pengalaman dalam antisipasi pencegahan terkena luka bakar namun itu tidak menjadi patokan karena ibu-ibu juga sering terkena percikan minyak goreng panas, terpegang wadah yang panas (kuali, panci, strika )

Luka bakar kategori kecil sering terjadi di dalam rumah, seperti yang sudah dijelaskan pada point 1 dan 2, apabila kita terkena luka bakar sebaiknya kita kenali terdahulu apa penyebab yang membuat kita mengalami luka bakar, karena beda penyebab beda penanganan awal nya.

Bila luka terkana api sebaiknya jangan diberi air dingin/es pada luka bakar, karena bekas luka  luka masih menempel pada kulit yang terbakar, penanganan awalnya adalah dengan merendam areal yang terkana bakar didalam air sampai dirasa kulit sudah dingin, biasanya kulit akan berubah warna seperti kecoklatan gitu menandakan kulit yang terkena luka bakar dan akan berair, setelah berair sebaiknya dibiarkan saja dalam kurun beberapa jam agar kulit beradaptasi dulu bila langsung dipecah/dibuang airnya maka kulit akan merespon pedih yang membuat sipenderita merasa sakit.

Bila luka terkena wadah panas sebaiknya jangan memberikan odol seperti yang diasumsikan orang karena sifat odol hanya dingin sementara dan akan berubah pedas dalam kurun beberapa waktu, tentu ini akan menyebabkan rasa sakit pada luka bakar, sebaiknya bila terkena luka bakar karena wadah panas adalah dengan memberikan penanganan awal seperti menyiram air es dan dikipas-kipas setelah dirasa kulit sudah adem bisa dioleskan obat/krim luka bakar atau alternatifnya yang sering digunakan masyarakat seperti mengoleskan minyak rem (tujuannya agar tetap dingin dan konon katanya tidak meninggalkan bekas luka bakar pada kulit)

Bila luka bakar besar atau cukup parah sebaiknya penanganan utama adalah dibawak kemedis jangan menunda-nunda karena akan berakibat fatal bagi sikorban, luka bakar besar akan terasa pedih bila terkena udara yang bercampur debu dan itu akan membuat sikorban akan mengalami sakit yang sangat luar biasa dan bisa berujung kematian

Itulah sebagian cara mengatasa luka bakar, semua tulisan diatas adalah pengalaman pribadi penulis bukan karena penulis seorang dokter/medis jadi sebaiknya tulisan diatas bukan jadi acuan namun hanya pengalaman yang dapat dicoba bila terkena luka bakar kecil.

Tips Ampuh Penanganan Luka Bakar

Subscribe to receive free email updates: