Tindakan Pertama Jika Komputer Terserang Virus



Cara mengatasi Virus di komputer
Virus pada komputer kita adalah sesuatu yang sangat menyebalkan, pikiran kita yang pertama - tama pasti data - data yang ada di dalam komputer, apalagi kalau sampai kita harus install ulang windows tentu akan repot dalam penginstalan software-software lagi bukan. tetapi bagaimana bila data kita tersimpan pada drive C yaitu lokasi pada operating system kita, secara tidak langsung akan terhapus juga bila dilakukan penginstallan yang mengharuskan format drive C karena bila tidak di format virus tersebut akan menyerang sistem operasi yang baru kita install. 

Dan disatu sisi maka akan terjadi namanya double OS/ double booting pada komputer kita ini dapat memberatkan komputer kita karena banyak memakn memory chace. Apabila komputer kita sudah terkena virus jangan panik dulu banyak alternatifnya bila komputer kita terkena virus salah satunya adalah dengan menscan dengan antivirus yang ada pada komputer kita, tentunya harus di ingat antivirus yang tak perna di update akan menjadi beban pada RAM dan sistem kerja komputer kita dan damapak buruknya adalah registry dari antivirus kita akan dirasuki virus itu sendiri sehingga tidak terdeteksi oleh anti virus kita.


Lalu harus bagaimana ??? coba kalian gunakan dua tips yang dapat dilakukan pertama - tama saat komputer kalian mulai terserang virus.

Pergunakan System Restore
Ini adalah tips yang paling mudah dilakukan namun cukup ampuh bila kalian ingin komputer berjalan baik seperti kondisi semula sebelum terinfeksi oleh virus. System Restore adalah salah satu fitur bawaan dan diandalkan pada Windows XP maupun pada Windows Vista yang secara default di aktifkan saat OS / Operating System (XP / Vista) pertama kali di Instal.
Dengan menggunakan System Restore kita bisa membuat Restore Point (secara otomatis dibuat secara berkala), maksudnya ketika system mulai "berulah" tidak wajar baik karena virus maupun salah instal program atau driver, maka kita bisa mengembalikan konfigurasi Windows seperti sebelum system mulai "berulah". 

Fitus Restore Point ini bisa diterapkan bila kita mengetahui  kapan komputer kita terkena virus , atau dalam kasus ketika kalian tidak menjalankan file virus.  Setelah itu lakukan langkah - langkah di bawah ini untuk mengembalikan kondisi semula (Restore Point):

1. Klik [Start] ==> [All Program] ==> [Accessoris] ==> [System Tools] ==> [System Restore]

2. Kemudian akan muncul tiga pilihan pada layar wizard system restore. Yaitu :
a. Restore my computer to an earlier time. (gunakan ini untuk mengembalikan system pada waktu tertentu).
b. Create a restore point fitur ini adalah untuk menentukan awal pembuatan, jadi kalau kita restore akan kembali ke awal waktu sebelumnya
c. Undo my restore point (gunakan ini untuk membatalkan restore poin yang dilakukan).
Pada pilihan ini pilihlah yang pertama [Restore my computer to an earlier time].

3. Pada tahap berikutnya, kalian akan dihadapkan pada sebuah kalender. 

4. Pada jendela Wizard selanjutnya muncul layar konfirmasi. lalu klik [Next].

5. System Restore akan mulai bekerja dengan me-restart komputer kalian. pada saat ini kalian akan menunggu sedikit lama sekitar 10 - 20 menit (tergantung hardware kalian) untuk Windows mengembalikan Restore Point.

Sayangnya pada beberapa kasus, virus mencoba mematikan System Restore, sehingga fitur ini menjadi tidak berguna. jadi gunakan fitur ini hanya jika virus belum mematikan fitur ini.


Pembersihan Manual.
Apabila System Restor gagal memulihkan system komputer, kalian masih bisa melakukan cara lain yaitu "Pembersihan Manual". Sebelum melakukan pembersihan manual pertama - tama yang dilakukan adalah simpan data penting kalian dan tutup semua program yang berjalan. Bila perlu, Back Up data kalian ke media penyimpanan lainnya seperti USB Flash Disk, HDD External, CD, dll. Untuk mencegah hal - hal yang tidak diinginkan pada data - data kalian. Setelah itu lakukan langkah - langkah berikut ini :

1. Jalankan program antivirus di komputer kalian untuk melakukan Up Date pada antivirus tersebut agar dapat mencegah kemungkinan terinfeksi virus - virus baru. 

2. Putuskan koneksi Internet kalian segera dan putuskan juga Koneksi Jaringan Lokal (LAN) kalian untuk mencegah infeksi virus ke jaringan lokal atau infeksi ulang dari jaringan maupun internet. Ikuti langkah ini untuk memutuskan jaringan dan internet :
a. klik [Start] - [Control Panel] - [Network and Internet Connection] - [Network Connection].
b. Pada menu Network and Connection, upayankan matikan/disable dahulu

3. Nonaktifkan "System Restore" untuk mengoptimalkan dan mempermudah pembersihan virus yang di proteksi oleh Restore Point dan untuk mencegah virus kembali menginfeksi komputer. Gunakan cara ini untuk menonaktifkan "System Restore":
a. Lalu klik kanan dengan mouse pada icon My Computer, kemudian  pilih Properties
b.  Klik jendela System Properties / pilih menu tab System Restore.
c. Pada tab [System Restore] centang atau tandai lah pada pilihan [Turn off System Restore on all drivers].
d. Kemudian klik [Apply]- [OK]

4. Lakukan Scan Virus pada komputer anda.

5. Hapus file temporary  dari komputer karena kemungkinan jalan masuknya virus, dengan cara :
a. Klik [start] - [All Programs] - [Accessoris] - [System Tools] - [Disk Cleanup].
b. Lalu pada menu [Disk Cleanup], tentukan drive yang akan dibersihkan
c. Biarkan [Disk Cleanup] melakukan tugasnya.
d. Setelah itu pilih lah temporary files yang akan di bersihkan, kemudia klik [OK].
e. Biarkan proses cleanup bekerja sampai selesai.


Namun cara paling efektif dalam mengamankan komputer dengan menginstal antivirus yang terupdate.

Subscribe to receive free email updates: