Jangan Malu Punya Suami Miskin , Tetapi Malulah Punya Suami Kaya Karena Orangtuanya

-

Suami
[Pic. ig-susysusanty01]
Terkadang banyak kaum istri yang mengeluhkan penghasilan suaminya karena tidak mencukupi ekonomi rumah tangga apalagi memberikan fasilitas-fasilitas berupa gadjet, eloktronika dan fashion.

Karena  hal itu banyak kaum istri merasa malu akan keadaan ekonomi suaminya, hal ini banyak ditemui pada pasangan suami istri yang baru menikah dan yang sudah menjalani rumah tangga antara 1 sampai 5 tahun, hasil survei menunjukkan faktor terjadinya ini akibat wanita muda yang masih mengikuti tren jaman masa kini dimana kemewahan adalah yang utama.

Para kaum istri yang masih mudah biasanya paling banyak ditemukan tentang hal ini, dimana mereka malu memiliki suami yang miskin dan merasa iri dengan temannya yang memiliki suami yang kaya raya. 

Ini pelajaran buat kaum istri yang dimana masih berusia muda • 

Ingat suamimu adalah kepala keluargamu dan tulang punggungmu, kamu menikah dengannya karena hati dan pikiranmu sudah matang bukan ? menikah dan berumah tangga itu harus siap menjalani susah senangnya hidup dengan pasangan kita. Mungkin suami anda miskin karena pekerjaannya pas-pasan tetapi disitu ada perjuangan manis dalam membangun rumah tangga meskipun bila dilihat secara mata terbuka itu mustahil.

Kaya atau miskin itu bukan pilihan hidup, namun itu adalah perjuangan hidup, kita yang menentukan pilihan kita miskin atau kaya.

Banggalah memiliki suami pekerja keras dan rela mengorbankan masa mudanya hanya untuk bekerja dan bekerja untuk mencukupi ekonomi rumah tangga, dengan istri yang selalu mendukung nya maka semangat suami akan bertambah dan rejeki pun lancar bila rumah tangga damai dan akur, inilah yang dinamakan proses hidup seperti kata pepatah roda pasti berputar begitu rejeki.

Mengapa saya bilang bangga memiliki suami pekerja keras ? Karena suami yang kaya raya oleh bantuan orang tua tidak akan tau proses untuk menjadi sukses, ketika dia terpuruk dan bangkrut dia tidak akan bisa apa-apa selain meminta dan belas kasihan dari orangtuanya, bila orang tuanya sudah tidak memiliki apa-apa disini lah dia akan merasa dirinya tidak berguna, sebab dia tidak mengerti pekerjaan kasar atau buruh pabrik, dan akan berdampak pada ekonomi keluarganya dan istri yang terbiasanya menikmati kekayaan akan mengalami depresi, minder dan malu hidup miskin dan ujungnya rumah tangga berakhir dengan cerai.

Apakah masih malu punya suami miskin Namun sebagai pekerja keras ? Tentunya anda malu bila memiliki suami kaya tapi bantuan orang tuanya.

Pesan moral :
Jangan pernah merasa sombong akan kekayaan suamimu dan memerkan di depan teman atau lingkungan, ketika dia terjatuh kamu akan merasa malu, belajarlah sederhana dan dermawan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jangan Malu Punya Suami Miskin , Tetapi Malulah Punya Suami Kaya Karena Orangtuanya"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan dewasa sesuai dengan akhlak anda, tunjukkan tata bahasa anda sesuai ajaran agama anda. Terimakasih

Popular Posts