Kenali Mertua Yang Pura-Pura Baik tetapi Pikiran Licik | True Story

Kembali kami memohon maaf kepada mertua - mertua karena membahas tentang mertua dengan perilaku buruk tujuan kami hanya edukasi dan merubah pola pikir bila terjadi hal yang sama dengan diri anda.
Sumber poto solata-yt
Sebenarnya bukan hanya mertua yang melakukan pura-pura baik tetapi pikiran licik karena itu sebagian sifat alami manusia mulai dari kalangan kecil sampe nenek ada memiliki sifat yang menjengkelkan ini, akan tetapi kita akan membahas tentang mertua.

Dalam kisah ini saya mendapat cerita dari teman sebelah yang mempunyai mertua berpikiran licik akan tetapi di hadapan orang lain berprilaku sangat baik bagaikan malaikat.

Kebiasaan mertua yang pura-pura baik ini identik dengan gila harta dan malu miskin atau bahasa trendnya mamisoka ( malu miskin sok kaya)

Menurut sebagian peneliti yang saya rangkum dari sumber google kebiasaan buruk ini adalah sebagian dari keturunan yang tak di ubah pola pikir dan cara berpikir ketika masih muda  dan sebagian dari faktor lingkungan yang dapat merubah pola pikir.

Bagaimana mengenali perihal berikut !
1. Umumnya mertua sering menceritakan kelemahan menantu di hadapan teman mengosipnya dan tidak ada sepatah kata kebaikan dari menantunya akan tetapi tidak berkaca kepada kelakuan anaknnya.
2. Selalu menyindir menantu bila di jawab si menantu pasti jaawaban ke orang lain berbeda "menantu ku kurang ajar berani melawan saya
3. Sangat pelit mengeluarkan harta untuk kebutuhan rumah dan perhitungan mengeluarkan dana lebih untuk kesehatan keluarga.
4. Tidak terbuka tentang aset dan harta kepada anak, ini yang sering dijumpai pada umumnya saya juga dan narasumber teman saya masih binggung kenapa aset dan harta keluarga dirahasiakan kepada anak kandungnnya sendiri, akan tetapi selalu mengeluh dan meminta belas kasihan kepada menantunnya termasuk menantu yang dia tidak sukai (ya seperti di atas saya bahas gila harta atau mamisoka mungkin ya) tetapi seluruh hutang piutang selalu dibicarakan dan bagaimana cara membayarnya wkokwkokwkok
5. Tidak terbuka tentang penghasilan kepada anaknya artinya sumber pendapatan selalu hilang entah kemana yang dihasilkan dari aset yang di sembunyikan dari anak maupun suami , kejam bukan ?
6. Sifat buruknya akan berimbas kepada anak-anaknya biasanya anak tersebut memiliki :
- Emosi tidak stabil, dimana sang anak memiliki emosi yang sangat mendalam sehingga dia bisa sangat membenci orang tuannya sendiri dan butuh waktu untuk meredam mood (situasi hati) si anak
- Amarah yang meledak-ledak sampai hilang akal sehat dan hilang rasa malu serta tidak peduli lingkungannya dan paling fatal mau melukai diri sendiri seperti menyayat kulit, membenturkan tubuh/kepala ke benda keras  seperti tembok/kayu dan mogok makan sambil mengurung diri
- Suka merajuk bila diperingati dan di ajari yang baik intinya harus dia yang di ikuti karena merasa benar
- Suka iri  berlebihan sesama bersaudara meskipun itu hasil jerih payah saudaranya sendiri
- Tidak berbakti kepada orang tua yang tidak mendukungnya dan orang tua yang sudah sakit (harus dibantu melakukan aktifitas seperti makan, mandi dan buang air) tipe anak seperti ini sering mengabaikan tugas seorang anak kepada orang tua tapi yang paling kesal setelah meninggal sok paling merasa kehilangan lah sok rindu sosok ayah/ibu , sok merasa belum sempat membahagiakan lah tapi ketika masih hidup selalu mengelakkan diri untuk merawat, selalu memarahi bahkan menghina karena ketidak mampuan sang ayah/ibu karena sakitnya.

Semoga kita dijauhkan dari sikap buruk ini agar dunia dan akhirat kita diselamatkan dari api neraka, buat anak-anak rawat orang tuamu selagi hidup karena ketika mereka merawatmu mereka tidak kenal jijik dan malas.

Dan para mertua yang memiliki sifat ini segerah ubah pola pikir dan pandangan hidup agar kelak anak dan menantumu akan tulus membantumu ketika kamu mengalami suatu permasalan dan sakit.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenali Mertua Yang Pura-Pura Baik tetapi Pikiran Licik | True Story"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan dewasa sesuai dengan akhlak anda, tunjukkan tata bahasa anda sesuai ajaran agama anda. Terimakasih

Popular Posts