Suami Adalah Kepala Keluargamu, Jaga Harga Dirinya Meskipun Dia Salah Dihadapan Orangtuamu

-

Suami istri
Peran seorang istri adalah untuk mendampingi suami untuk membina sebuah kelurga yang harmonis dan bahagia, dan peran seorang istri juga sangat fatal dalam rumah tangga dimana sebagai pengatur kebutuhan ekonomi dan menjaga serta merawat anak-anak jadi bila tanpa sosok istri pasti dalam rumah tangga akan berantakan atau kacau balau.

Meskipun peran seorang istri sangat dibutuhkan dalam rumah tangga peran suami juga tidak kalah penting dengan istri karena tugas yang dilakukan istri juga dilakukan seorang suami bila istri sedang kelelahan atau sakit, maka dari itu tugas utama dari suami dan istri itu adalah saling melengkapi dan saling kerjasama membangun rumah tangga.

Tapi banyak istri yang tidak memahami sifat seorang suami meskipun mereka sudah kenal lama baik ketika pacaran maupun  lamanya berumah tangga. Hal itu disebabkankan seorang istri tidak mau belajar memahami karakter dan sifat sang suami, bila istri bijak pasti dia akan memperhatikan bagaimana karakteristik dan sifat asli suaminya baik ketika ekonomi susah, senang, bertukar pikiran, bercanda gurau, bersosial di lingkungan, bahkan ketika marah dan konflik sebab semua orang ketika marah atau konflik semua sifat aslinya akan nampak, disitulah istri mempelajari karakter suami.

Mempelajari karakter suami bukan berarti untuk mengetahui kelemahannya lalu menyerangnya namun untuk menutupi kelemahannya tersebut,.

Suami adalah tipe orang yang sangat sensitif dan itu dimiliki oleh setiap suami meskipun sebelum menikah dia memiliki jiwa legowo namun setelah menikah secara alami jiwanya akan berubah menjadi sosok yang sensitif, meskipun demikian para suami tetap dapat memendam itu dan menguburnya dalam hati dan sangat jarang meluapkannya meskipun situasi dimana dia sedang tersudut oleh pertikaian atau konflik rumah tangga.

Bilapun suamimu meluapkan isi hatinya atas tekanan yang dipendam selama ini, sebenarnya hatinya sangat menangis memendam itu dan percayalah suamimu tidak benci atau marah padamu dia hanya kelepasan emosional berlebihan dan sebenarnya dia tidak ingin mengeluapkan yang dia pendam mungkin saja dia merasa tersudutkan akibat selalu disalahkan, maka dari itu istri harus paham karakter suami.

Istri harus menjaga harga diri dan martabat suami baik dilingkungan terlebih dihadapan orangtuamu sendiri, bila suamimu dikucilkan keluargamu kamu harus berani melindungi nya meskipun harus menyakiti perasaan keluargamu karena suamimu adalah keluarga terdekatmu sekarang dan dia teman hidup dan mati, bila kamu tidak berani membela  dan lebih memilih keluarga orangtuamu berarti kamu tidak layak menjadi seorang istri sebaiknya kamu jangan menikah dan lebih baik hidup dengan orangtuamu saja, karena suamimu berjuang menjaga harga diri dan martabatmu.

Bila suamimu jahat atau kasar Kita bisa lihat ketika dia marah atau emosi apakah karakter itu disengaja atau tidak di sengaja karena luapan hatinya karena selalu disalahkan;
1. Karakter yang sengaja dibuat-buat, biasanya karakter ini tidak bisa ditutup-tutupi ketika situasi cekcok/konflik dalam rumah tangga karena sifat asli akan keluar ketika emosi, cirinya : 
- Mencaci maki, biasanya akan keluar bahasa-bahasa kotor dan sebutan kebun binatang.
- Menyerang pribadi, hal ini juga sering dilakukan suami yang pura-pura baik dimana ketika situasi cekcok dia akan menyerang pribadi contoh : ketika pacaran kamu miskin jadi malu-maluin, pernah membuat kesalahan fatal, dll.
- Berani ringan tangan/memukul, suami tipe ini akan meluapkan emosionalnya dengan melampiaskan dengan pukulan/tamparan agar menutupi aib nya.

2. Karakter alami suami yang tidak ada sandiwara,  biasanya suami ini tipe orang yang cuek dan sebenarnya peduli namun tidak paham untuk menunjukkan kesetiaan nya, dan bisa dibuktikan ketika lagi cekcok hampir rata-rata tipe suami seperti ini memiliki ciri-ciri ini;
-  Tidak mau mencaci maki, biasanya suami seperti ini tidak mau mengeluarkan kata-kata cacian pada istrinya meskipun sang istri selalu menyerang dengan kata caci makian suami tetap tidak akan membalasnya meskipun suara suami semakin keras, kenapa demikian ? Suami seperti ini menganggap anda adalah orang yang paling dia sayangi sama seperti ibunya dan tidak pantas di hina melainkan harus dijaga dan dilindungi. " Beruntunglah kaum istri bila memiliki sifat suami seperti ini"
- Tidak mau menyerang pribadi,  meskipun posisi cekcok ataupun sang istri menyerang pribadinya secara terus-menerus dia tidak akan membalasnya balik dengan menyerang pribadi mu, biasanya suami seperti ini akan menyerang balik bila pribadi orangtuanya diserang dan akan menyerang pribadi orangtuamu bukan pribadi mu, kenapa demikian ? Karena suamimu tidak ingin menyakiti perasaan mu dan lebih memilih mengalah dan legowo menerima hinaan. Karena dia sangat mencintaimu dan ingin melindungimu bukan untuk melukaimu,.

Bagi istri tolong ketika saat cekcok atau selisih paham dengan suami jangan terlalu lebay atau terlalu dramatis seperti filim korea yang dimana bila tersakiti akan terus berlanjut hingga berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun, ingat suamimu bukan musuhmu yang harus dijauhi dia pendamping hidup mu cekcok hal biasa dalam rumah tangga karena itu proses pembelajaran agar semakin kuat dan dewasa mengambil sikap, jangan hanya pikirkan perasaanmu ketika cekcok tapi pikiran juga bagaimana perasaan suamimu ketika cekcok apalagi menyerang pribadinya.

- Tidak ringan tangan, suami seperti ini adalah tipe yang langkah karena dia dapat menguasai emosi dan amarahnya, suami seperti ini bila sedang dipuncak emosi lebih memilih diam atau pergi sementara keluar untuk menenangkan hati dan pikiran, terkadang kaum istri bila memiliki suami seperti ini malah semakin kejam dan semakin kencang merepetnya wkwkwkwk

Itulah cara membaca karakteristik seorang suami pada umumnya bila sedang emosi, terkadang suami cepat marah atau nada bicara tiba-tiba keras itu bukan karena dia sedang marah atau benci denganmu hal itu disebabkan sedang konflik batin dimana hati dan pikiran tidak sejalan, dimana beban dihatinya sudah menumpuk dan stres memikirkan planing kedepan yang dia rencanakan (meskipun dia tampak terlihat tidak ada beban atau berpikir bila dilihat secara mata terbuka, namun bila dilihat dari pembicaraan saat mengobrol dia pasti bercerita prospek masa depan dan peluang usaha), jadi bila nada suami tiba-tiba meninggi itu bukan karena dia cepat emosi tetapi ketika dia sedang berpikir,

Kebanyakan suami banyak menenangkan pikiran agar tidak stres  dengan cara : bermain keluar dengan temannya, nongkrong, atau bermain game.

Bagi istri tetap suport suami anda dan yang paling utama jaga harga dirinya dihadapan keluargamu dan di lingkungan masyarakat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Suami Adalah Kepala Keluargamu, Jaga Harga Dirinya Meskipun Dia Salah Dihadapan Orangtuamu"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan dewasa sesuai dengan akhlak anda, tunjukkan tata bahasa anda sesuai ajaran agama anda. Terimakasih

Popular Posts