Sikap Peduli Akan Mempererat Hubungan Mertua dan Menantu

Keluarga sakinah

Nita baru-baru ini menikah dan mulai hidup dalam keluarga bersama dengan suaminya dan mertuanya. Setelah beberapa hari, dia mulai menyadari bahwa dia tidak dapat bergaul dengan ibu mertuanya. 

Ibu mertua Nita konservatif sedangkan Nita liberal dengan gaya hidup modern. Segera mereka berdua mulai bertengkar karena perbedaan pendapat dan gaya hidup. Seiring berlalunya hari dan bulan, tidak ada yang mengubah perilaku mereka. 

Nita menjadi sangat agresif dari waktu ke waktu dan mulai membenci ibu mertuanya. Dia mulai berpikir tentang cara menyingkirkan ibu mertuanya. Suatu ketika, seperti biasa, ketika dia bertengkar dengan ibu mertuanya dan suaminya memihak ibunya, dia menjadi marah dan pergi ke rumah ayahnya. 

Ayah Nita adalah seorang ahli kimia dan dia memberi tahu dia tentang semua yang terjadi. Kemudian dia memohon kepada ayahnya yang memberinya sesuatu yang beracun, sehingga dia dapat mencampurnya dan memberikannya kepada ibu mertuanya untuk menyingkirkannya, kalau tidak dia tidak akan kembali ke rumah suaminya. 

Ayah Nita merasa kasihan pada situasinya tetapi mengatakan kepadanya, "Jika Anda memberikan racun kepada ibu mertua Anda, Anda dan saya berdua akan berakhir di penjara. Itu bukan hal yang benar untuk dilakukan ”. Tapi, Nita sedang tidak ingin mendengarkan dan mengerti. Akhirnya, ayahnya menyerah. Dia mengatakan kepadanya, "Oke, seperti yang Anda inginkan, tetapi saya tidak ingin melihat Anda di penjara, jadi lakukan seperti yang saya katakan". 

Nita setuju. Ayahnya membawa bubuk dan mengatakan kepadanya, “Setiap hari ketika Anda membuat makan siang atau makan malam, cukup campur sedikit bubuk bubuk ini dalam makanan ibu mertua Anda, karena jumlahnya akan lebih sedikit, ia tidak akan mati dengan cepat tetapi perlahan-lahan akan dalam beberapa bulan dan orang akan berpikir dia telah mati secara alami ”.

Dia juga mengatakan kepadanya, “Karena seharusnya tidak ada yang meragukanmu, mulai hari ini dan seterusnya, kamu tidak akan bertengkar sama sekali dengan ibumu dalam hukum tetapi sebaliknya kamu akan sangat peduli padanya, bahkan jika dia mengatakan sesuatu yang tidak kamu lakukan seperti, kamu tidak akan kasar, kamu hanya akan sopan saja ”. 

Nita setuju untuk berpikir bahwa ia akan bebas dari pertengkaran ibu mertuanya dalam beberapa bulan dan kembali ke mertuanya dan seperti yang disarankan oleh ayahnya, ia mulai mencampur bubuk dalam makanan ibu mertuanya dan bersikap sangat peduli dan sopan setiap kali dia ibu mertua mengatakan sesuatu. 

Seiring waktu berlalu, sifat ibu mertua Nita juga mulai berubah. Karena Nita sangat peduli padanya, dia juga mulai sayang padanya. Lima bulan berlalu dan Nita telah mencampur bubuk itu tetapi suasana rumah berubah. Tidak ada pertengkaran, keduanya memuji masing-masing saat berbicara dengan tetangga. 

Mereka menjadi sangat dekat satu sama lain seperti seorang ibu dan anak perempuan. Sekarang, Nita mulai khawatir memikirkan bedak, ibu mertuanya akan segera mati. Dia berlari ke rumah ayahnya dan mengatakan kepadanya, “Ayah! Tolong beri saya obat penawar untuk menyembuhkan efek bubuk beracun yang Anda berikan! Saya tidak ingin kehilangan ibu mertua, dia seperti ibu saya dan saya sangat mencintainya ”. 

Ayahnya tersenyum dan berkata, “Racun apa? Saya hanya memberi Anda pemanis! "

 Pesan Moral:
" Setiap orang berbeda yang mungkin disebabkan oleh keadaan mereka sendiri. Ini sering dapat menyebabkan banyak perbedaan. Namun, kita harus mencoba untuk saling memahami dan menyesuaikan sedikit untuk membuat hubungan yang sehat satu sama lain. Dan, ketika perbedaan seperti itu muncul di antara orang-orang, adalah tugas orang-orang yang mereka kasihi untuk membuat mereka tetap tenang dan membimbing menuju jalan yang benar."

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sikap Peduli Akan Mempererat Hubungan Mertua dan Menantu"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan dewasa sesuai dengan akhlak anda, tunjukkan tata bahasa anda sesuai ajaran agama anda. Terimakasih

Popular Posts